
Pengandonan BMT, 13 Oktober 2025 – UPTD Puskesmas Pengandonan melaksanakan apel pagi gabungan Kecamatan Buay Madang Timur, Pemerintah Desa Pengandonan dan Pemerintah Desa Banyumas Asri yang dipimpin langsung oleh Kepala Puskesmas dan dihadiri oleh Bapak Muhammad Andrie, S.I.P serta diikuti oleh seluruh staf Puskesmas, staf Kecamatan Buay Madang Timur, dan Kepala Desa serta perangkat desa Pengandonan dan Banyumas Asri. Apel ini menjadi momen penting untuk memperkuat disiplin, menanamkan nilai-nilai kerja, serta menyampaikan arahan terkait program stunting dan capaian program TB Paru serta capaian program - program kesehatan yang ada di Puskesmas Pengandonan.
Apel pagi gabungan ini tidak hanya menjadi ajang pembinaan kedisiplinan, tetapi juga sarana memperkuat koordinasi antar staf dan lintas sektor terkait serta memastikan seluruh program berjalan sesuai rencana.
Bapak Camat dalam arahannya terkait stunting menyampaikan bahwa pentingnya sinergi dan kerjasama seluruh pihak dalam upaya dan pencegahan dan penanganan stunting di tingkat desa, mulai dari Pemerintah desa, kader Posyandu, tenaga kesehatan, hingga masyarakat. Arahan ini merupakan hasil tindak lanjut dari rapat koordinasi Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) tingkat Kabupaten yang diadakan di Ruang Rapat Bappeda dan Litbang OKU Timur, hari Kamis 09 Oktober 2025 yang lalu. Bapak Andrie juga mengarahkan agar isu ini menjadi prioritas utama dalam perencanaan pembangunan desa dan menugaskan perangkat desa untuk melaksanakan program-program strategis, seperti memperkuat peran posyandu, meningkatkan layanan kesehatan ibu dan anak, dan mengalokasikan dana desa untuk program pencegahan stunting.
Menutup rangkaian apel gabungan dilanjutkan dengan pemberian penghargaan dan hadiah kepada pemenang lomba tiktok yang diadakan oleh Puskesmas Pengandonan dengan tujuan antara lain untuk meningkatkan kesadaran dan edukasi masyarakat mengenai program kesehatan, meningkatkan partisipasi dan minat generasi muda terhadap isu kesehatan tertentu (seperti TB Paru, Stunting, dan Cek Kesehatan Gratis atau CKG), serta membangun citra Puskesmas sebagai institusi yang inovatif dan relevan dengan trend modern.
Dengan disiplin, nilai yang kuat, dan koordinasi yang baik, pelayanan kesehatan kepada masyarakat dapat semakin optimal.
